Vrydag 31 Mei 2013

LOGIKA/pernyatandankalimatterbuaka

A. Pernyataan dan Kalimat Terbuka 1. Pernyataan Pernyataan adalah kalimat yang mempunyai nilai benar saja atau salah saja, tetapi tidak sekaligus benar dan salah. Kebenaran atau kesalahan sebuah pernyataan dinamakan nilai kebenaran dari pernyataan tersebut. Suatu pernyataan biasanya dilambangkan dengan huruf kecil, misalnya p, q, r, dan seterusnya. Setiap pernyataan adalah kalimat, tetapi tidak semua kalimat merupakan pernyataan. Contoh : a. Surabaya adalah ibu kota Provinsi Jawa Timur. b. 9 adalah bilangan genap. c. Kemana Anda pergi? Kalimat (a) merupakan pernyataan yang bernilai benar, kalimat (b) merupakan pernyataan yang bernilai salah dan kalimat (c) bukan merupakan pernyataan, karena tidak bernilai benar atau salah Kalimat-kalimat yang tidak termasuk pernyataan, adalah: • Kalimat perintah • Kalimat pertanyaan • Kalimat keheranan • Kalimat harapan 2. Kalimat Terbuka Kalimat terbuka adalah kalimat yang masih memuat peubah (variabel), sehingga belum dapat ditentukan nilai benar atau salahnya. Variabel adalah simbol untuk menunjukkan suatu anggota yang belum spesifik dalam semesta pembicaraan. Untuk memahami pengertian kalimat terbuka, perhatikan contoh berikut. a. 2 x + 3 = 11 b. y – 3 < 9 c. Kota itu bersih, indah dan teratur. Kalimat-kalimat di atas merupakan kalimat terbuka karena belum dapat ditentukan benar atau salahnya. Pada kalimat (a), jika kita ganti variabel x dengan 3 maka kalimat (a) tidak lagi berupa kalimat terbuka, sekarang (a) adalah suatu pernyataan yang bernilai salah tetapi jika kita ganti variabel x dengan 4 maka (a) adalah suatu pernyataan yang bernilai benar. Jika kita ganti variabel “itu” pada kalimat (c) dengan Jakarta, maka (c) belum menjadi pernyataan karena tetap harus diselidiki nilai kebenarannya.

Geen opmerkings nie:

Plaas 'n opmerking